Pada Suatu Hari, Nadia

– Mochtar Pabottingi 

Pada suatu hari, Nadia, di rumah kecil kita 

Yang selalu asri di tanganmu. Aku atau engkau 

Harus belajar kembali. Merangkai rindu. Sendiri 

Atau menangkap kunang-kunang. Untuk jadi teman 

Meniti mimpi 

Pada suatu hari, Nadia 

Di dalam rumah maupun di beranda akan selalu ada yang tiada 

Dan akan selalu tiada yang ada 
…..
Jika aku menjelma sehelai daunan bambu 

Yang tanggal. Kering dan retas. Terseret limbubu

Hingga ke padang-padang berdebu

Aku mau di ujung angin terbawa juga 

Wangi ubun-ubunmu
 

[Diunggah untuk memperingati hari ini, 19 Agustus, 41 tahun silam]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s