Ada kesepian pada kesibukan orang-orang yang kupapasi di dekat Zürich Hauptbahnhof.

Semacam bergegas ke suatu tempat yang bukan rumah agar diterima selama beberapa jam dengan bantuan ramuan-ramuan.

Hanya untuk kembali pulang ke apartemen yang butuh dihangatkan dengan perabot-perabot minimalis modern dan perabot-perabot warisan yang diharap kelak bernilai ribuan.

Mungkin, seperti prosa dengan rima-rima yang dipaksakan dan ragam kepalsuan kehidupan lainnya.

#MaretMenulis

View on Path

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s