Toko Jam Pak Amat

Pagar hidup terpangkas rapih mengelilingi bangunan mungil asri nan putih. Begitu memasuki pintu toko, puluhan detak jam menyambutku. Seorang gadis di meja kaunter mengangkat wajah dari buku yang dipegangnya, “Selamat siang dan selamat datang.” ucapnya lembut.

“Selamat siang. Mau lihat-lihat sebentar, boleh?” sahutku.
“Oh, silahkan.” jawabnya sambil tersenyum. Cantik.

Kuamati koleksi jam dinding kayu yang rata-rata buatan tangan. Kaya ditel dan manis.

“Yang ini berapa?” tunjukku pada jam dengan pintu kecil untuk keluar masuk burung Cuckoo.

“Maaf, bisa tolong digambarkan?” jawabnya sambil menyelipkan sejumput rambut ke balik telinganya.

“Yang ini lho..” tunjukku tak sabar.

“Iya, bisa tolong digambarkan? Saya tidak bisa melihat.” jelasnya tanpa hilang senyum.

“Maaf. Yang ada burung Cuckoonya.”

4 thoughts on “Toko Jam Pak Amat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s